16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Desain Komunikasi Visual

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Desain Komunikasi Visual

Kalau kamu pernah melihat baliho atau brosur-brosur di jalan atau suatu tempat, maka kamu baru saja melihat sebuah karya di bidang desain komunikasi visual (DKV). Ada 16 subsektor ekonomi kreatif desain komunikasi visual yang mengandalkan kreativitas.

Ya, DKV menggunakan kreativitas untuk mengembangkan seni, video, dan penampilan produk dengan mengkomunikasikan berbagai ide. Bidang ini menggabungkan artistik dengan keterampilan teknologi  dalam desain grafis, hiburan, dan di antara industri lainnya.

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang DKV

1.     User Experience Designer

User experience designer adalah bertugas meningkatkan kepuasan pengguna dengan suatu produk. Tugasnya ialah menyatukan traditional human dan computer interaction design untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan sebuah produk atau layanan.

Desainer UX berperan dalam meningkatkan kebutuhan utama end user dan mencoba menghasilkan produk yang membuat audiensnya senang.

2.     Desainer Produk

Desainer produk mengembangkan konsep untuk produk manufaktur, seperti mobil, peralatan rumah tangga, dan mainan. Tugasnya adalah menggabungkan seni, bisnis, dan teknik untuk membuat produk yang digunakan orang setiap hari.

Desainer produk ini mempertimbangkan fungsi, estetika, biaya produksi, dan kegunaan produk saat mengembangkan konsep baru.

3.     Multimedia Specialists

Spesialis multimedia bertugas merancang dan membuat produk multimedia berbasis TI, seperti situs web, DVD, dan permainan komputer yang menggabungkan teks dengan suara, gambar, grafik, klip video, realitas virtual, dan animasi digital.

4.     Print  Production Specialist

Nah, kalau print  production specialist mencetak materi pada mesin fotokopi, printer, dan mesin cetak berkualitas tinggi. Tugasnya adalah bertemu dengan klien untuk mendiskusikan keinginan klien, menangani praproduksi, dan mengawasi proses pencetakan.

5.     Desainer Grafis

Desainer grafis menggunakan gambar, warna, tata letak, dan tipografi untuk menghibur dan menginformasikan konten kepada konsumen. Tugasnya adalah membuat papan reklame, iklan majalah, dan logo perusahaan.

6.     Art Director

Art director menciptakan gaya visual untuk keseluruhan perusahaan mereka, yang dapat melibatkan surat kabar, situs web, kemasan produk, dan multimedia. Ia bertugas mengawasi pekerjaan desainer, dan memberikan timnya dengan tugas dan jadwal.

Industri tempat art director bekerja adalah periklanan dan hubungan masyarakat, penerbitan, dan produksi film. Sebagian besar tugasnya selalu berhubungan dengan desainer grafis, fotografer, ilustrator, atau copy editor.

7.     Animator

Animator mengembangkan gambar bergerak untuk TV, film, video game, ponsel, situs web, dan multimedia lainnya. Animator dapat bekerja sendiri pada proyek kecil atau dalam tim dengan artis, dan programmer lain untuk membuat proyek berskala besar, seperti game atau film.

8.     Desainer Industri

Desainer industri menciptakan tampilan produk manufaktur atau industri apapun. Desainer industri tidak hanya memperhitungkan daya tarik estetika bagi konsumen, tetapi juga efisiensi dan biaya fungsional yang dihasilkan.

9.     Fotografer Digital

Fotografer digital adalah pekerjaan yang mengharuskan ia menggunakan kamera digital untuk mengambil gambar dan kemudian mengedit gambar tersebut di komputer.

 Fotografer digital harus menyusun portofolio sehingga dapat menunjukkan pekerjaannya kepada klien dan pemberi kerja potensial.

10.  Administrator Situs Web

Webmaster atau administrator situs web bertanggung jawab atas untuk menjaga konten dan desain situs web tetap fresh dan berfungsi. Webmaster biasanya bekerja sama dengan klien untuk memonitor situs web terlihat dan berfungsi.

11.  Desainer Web

Desainer web bekerja di semua jenis situs web, dari situs pendidikan interaktif hingga situs yang menawarkan belanja online.

Tugas utama seorang desainer web umumnya adalah menyiapkan rencana desain, menunjukkan struktur situs memutuskan branding, teks, warna, dan latar belakang mana yang akan digunakan dalam situs website.

12.  Web Developer

Web developer bertanggung jawab untuk memprogram kode pada situs web agar berfungsi sebagaimana mestinya. Web developer berusaha membangun situs web dan mendesainnya sedemikian rupa, sehingga end users tidak mengalami kesulitan saat menavigasi situs.

Situs web tidak boleh memiliki tampilan yang sederhana karena jika desainnya tidak menarik, maka citra bisnis jadi turun.

13.  Ilustrator

Ilustrator merupakan pekerjaan yang mengharuskan seseorang membuat gambar ilustrasi di iklan, buku, majalah, kartu ucapan, dan surat kabar.

Tanggung jawab pekerjaan seorang ilustrasi adalah berhubungan dengan editor, penulis atau desainer, melakukan penelitian yang relevan dan menghasilkan ide untuk ilustrasi.

14.  Layouter

Layouter  adalah desainer grafis yang bekerja dengan teks dan gambar pada halaman atau layar yang dicetak, memastikan bahwa elemen-elemen dalam buku seimbang dan dapat dibaca.

Desainer  tata letak harus mempertimbangkan komposisi dan elemen halaman, termasuk ukuran font, gaya, dan jarak serta ukuran dan posisi gambar, untuk menciptakan aliran informasi yang jelas bagi pembaca.

15.  Desktop Publishing

Desktop publishing  adalah pekerjaan yang berkaitan dengan meletakkan halaman di komputer. Ia bekerja dengan gambar, font, berbagai bentuk dan ikon, untuk kemudian ditempatkan dan diposisikan dengan cermat agar menghasilkan tampilan yang lebih profesional.

Pada umumnya, seorang  desktop publishing  menggunakan software komputer seperti Adobe InDesign untuk membuat dokumen siap cetak lebih tertata rapi.

16.  Desainer Media Sosial

Desainer media sosial bertanggung jawab untuk merancang dan memposting konten di platform berbagai media online. Tanggung jawab desainer media sosial adalah memposting konten di media sosial, merancang materi grafis, dan menarik konsumen melalui media sosial.

Desainer media sosial tidak hanya kreatif dalam membuat konten saja, namun juga memiliki pengetahuan yang kuat tentang  pemasaran, sangat terorganisir, dan paham dengan tren.

Mulai dari desainer grafis, desainer produk, art director, hingga desainer media sosial, semuanya adalah 16 subsektor ekonomi kreatif di bidang desain komunikasi visual yang menggunakan kreativitas untuk tetap produktif menghasilkan uang.